DoaLailatul Qadar Bahasa Indonesia; Malam Lailatul Qadar Penuh Dengan Kesejahteraan Sampai; Amalan Di Malam Lailatul Qadar; Cara I'tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan; Surah Al Qadr English; Lailatul Qadr In Quran; Lailatul Qadr Date 2020; Lailatul Qadr Ki Fazilat In Urdu Pdf; Amalan Di Waktu Malam Lailatul Qadar; Al Qadr Phonétique; Al Qadir
AhlulBait Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam Amal dan Iman ; Nama-Nama Malaikat ; Khawarij dan Ayat Hukum (QS. Al-Maaidah : 44) Shalat Sunnah 4 Raka'at Setelah 'Isyaa' Setara dengan Shalat 4 Raka'at pada Waktu Lailatul-Qadr ; Khathib Berdoa Mengangkat Tangan di Atas Mimbar pada Hari Jum'at ;
Inibemakna, amalan lain adalah dibolehkan. Ahmad zarkasih, lc, dalam buku meraih lailatul qadar, haruskah i'tikaf? membuat resep bagi seorang muslim agar mendapatkan malam lailatul qadar. Selasa, 28 mei 2019 19:47 Ada sejumlah amalan yang bisa dilakukan untuk meraih kemuliaan malam seribu bulan ini. Dikatakan lebih baik daripada seribu bulan.
AhlulBait vs Ahlul Quran -Respon 3 - Syed Hasnan.UNCLESEEKERS Lailatul Qadar & amalan Ramadan -nadzri& Qadar -Penantian Sia-sia Pengalaman Hidup Seorang Muslimah XI (Lailatul Qadar) -Sari Nande Pengalaman Hidup ~ (Lailatul Qadar) -Respon
Lailatulqadar disebut malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Allahmemberikan kemuliaan Lailatul Qadr di bulan Ramadhan, Allah befirman “ Bahwa Lailatul Qadr itu lebih mulia daripada seribu bulan, dan di saat itu diturunkan para Malaikat maksudnya untuk membawa rahmah, dan juga malikat Jibril AS, karena yang disebut “ اَلرُّوْحُ “ dalam ayat itu sebagia n besar Mufassir mengatakan adalah
5Amalan yang Dianjurkan Untuk Meraih Malam Lailatul Qadar. Perbanyak ibadah dan amalan sunnah lainnya. Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung. Dream – Memasuki sepuluh malam bulan terakhir Ramadhan, kita sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan. Agar senantiasa mendapatkan keberkahan dan kemuliaan dari malam Lailatul
Tetapiada ulama berpendapat bahwa ahlul bait Rasulullah SAW adalah siapa saja yang pernah bertemu pada satu rahim dengan Nabi Muhammad SAW. Ulama lain berpendapat berbeda dari dua pendapat sebelumnya, (Lihat Imam Al-Baijuri, Tahqiqul Maqam ala Kifayatil Awam , [Surabaya, Maktabah M bin Ahmad Nabhan wa Auladuh: tanpa catatan tahun], halaman
Bertemukembali. Alhamdulillah 'ala kulli halwalaupun kesibukan sedang melanda ana tika & saat ini, tak sampai hati pula rasanya nak dibiarkan blog ni kosong tanpa khabar berita.
Artinya jika amal-amal ibadah yang kita lakukan ternyata bertepatan dengan malam itu, berarti kita telah mendapatkannya, meskipun kita tahu bahwa malam itu adalah Lailatul Qadr. Memang terkadang sebagian orang shalih "dibukakan" mengenai malam tersebut, tetapi itu tidak menjadi syarat untuk memperoleh pahala seribu bulan.
LfxV. Sebagai Muslim kita harus menghormati sekaligus mencintai keluarga dan keturunan Rasulullah ﷺ yang disebut Ahlul Bait. Rasulullah memang mengimbau agar umatnya menghormati dan mencintai keluarga dan keturunannya. Hal ini karena Ahlul Bait memang memiliki kemuliaan tersendiri sebagai kerabat Rasulullah. Namun apabila di antara mereka ada yang menyimpang dari jalan leluhurnya, hendaklah ada yang menasihatinya. Imbauan seperti itu sebagaimana dikemukakan oleh salah seorang ulama sekaligus habib yang merupakan dzurriah Rasulullah ﷺ asal Tarim Hadramaut Yaman, yakni Allamah Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad 1634-1720 M dalam kitabnya berjudul Al-Fushul al-Ilmiyyah wal Ushul al-Hikamiyyah, Dar Al-Hawi, Cet. II, 1998, hal. 89 sebagai berikut لأهل بيت رسول الله صلى الله عليه وسلم شرف، ولرسول الله صلى اللهعليه وسلم بهم مزيد عناية وقد أكثر على أمته من الوصيّة بهم والحث على حبّهم ومودتهم. وبذالك أمرالله تعالى في كتابه في قوله تعالى "قل لا أسألكم عليه أجرا إلا المودة في القربى" .الشورى، ٢٣ ـArtinya “Ahlul Bait memiliki kemuliaan tersendiri, dan Rasulullah telah menunjukkan perhatiannya yang besar kepada mereka. Beliau berulang-ulang berwasiat dan mengimbau agar umatnya mencintai dan menyayangi mereka. Dengan itu pula Allah subhanahu wataála telah memerintahkan di dalam Al-Qur’an dengan firman-Nya “Katakanlah wahai Muhammad, tiada aku minta suatu balasan melainkan kecintan kalian pada kerabatku.” QS 4223. Dari kutipan di atas dapat ditegaskan bahwa kaum Muslimin memang harus menghormati dan mencintai Ahlul Bait bukan saja karena kekerabatan mereka dengan Rasulullah ﷺ, tetapi juga karena Allah telah memerintahkan kepada beliau untuk berseru kepada umatnya agar mencintai kerabat beliau. Dengan kata lain perintah untuk mencintai Ahlul Bait merupakan perintah dari Allah subhanahu wataála. Rasulullah sebagai pemimpin kaum Muslimin tidak meminta balasan apa pun dari umatnya kecuali kecintaan mereka kepada keluarga dan keturunan beliau. Namun Sayyid Abdullah Al-Haddad mengingatkan agar dalam memberikan penghormatan dan kecintaan kepada Ahlul Bait, kaum Muslimin bersikap wajar dan tidak berlebih-lebihan. Hal ini sebagaimana ditegaskannya dalam kutipan berikut فعلى كافة المسلمين أن يعتقدوا حبّهم ومودتهم، وان يوقّروهم ويعظّموهم من غير غلوّ ولا إسراف. Artinya “Seluruh kaum Muslimin hendaknya memastikan kecintaan dan kasih sayang mereka kepada Ahlul Bait, serta menghormati dan memuliakan mereka secara wajar dan tidak berlebih-lebihan.”Terhadap Ahlul Bait yang menyimpang dari apa yang dicontohkan Rasulullah ﷺ, Sayyid Abdullah Al-Haddad mengimbau agar mereka tetap dihormati semata-mata karena mereka adalah kerabat Nabi Muhammmad ﷺ dengan tidak meninggalkan perlunya memberikan nasihat kepada mereka sebagaimana kutipan berikut وأما من كان من أهل هذا البيت ليس على مثل طرائق أسلافهم الطاهرين، وقد دخل عليهم شيئ من التخليط لغلبة الجهل، فينبغي أيضا أن يعظّموا ويحترموا لقرابتهم من رسول الله الله صلى الله عليه وسلم. ولا يدعوا المتأهل للنصيحة نصحهم وحثّهم على الأخذ بما كان عليه سلفهم الصالح, من العلم والعمل الصالح، والأخلاق الحسنة “Adapun mereka yang berasal dari keluarga dan keturunan Rasulullah ini yang tidak menempuh jalan leluhur mereka yang disucikan, lalu mencampur adukkan antara yang baik dan yang buruk disebabkan kejahilannya, seyogyanyalah mereka tetap dihormati semata-mata karena kekerabatan mereka dengan Nabi ﷺ. Namun siapa saja yang memiliki keahlian atau kedudukan untuk memberi nasihat, hendaknya tidak segan-segan menasihati dan mendorong mereka kembali menempuh jalan hidup para pendahulu mereka yang saleh-saleh, yang berilmu dan beramal kebajikan, berakhlak terpuji dan berperilaku luhur.” Lihat hal. 90. Dari kutipan di atas, dapat diketahui bahwa dalam masyarakat tidak tertutup kemungkinan ada dari Ahlul Bait yang berperilaku tidak sebagaimana dicontohkan para leluhurnya khususnya Rasulullah ﷺ. Kepada Ahlul Bait yang seperti itu Sayyid Abdullah Al-Haddad mengimbau agar siapa pun yang memiliki kepasitas keilmuan dan kewenangan untuk tidak segan-segan memberikan nasihat dengan tetap bersikap hormat dan cinta kepada mereka secara wajar. Nasihat-nasihat yang hendaknya disampaikan kepada mereka adalah perlunya kembali menempuh jalan hidup sebagaimana para pendahulu yang berilmu dan beramal saleh serta berakhlak mulia sebagaimana dicontohkan Baginda Rasulullah ﷺ. Imbauan dari Sayyid Abdullah Al-Haddad ini sekaligus merupakan jawaban atas adanya sikap sebagian kaum Muslimin yang menganggap bahwa jika ada dari Ahli Bait yang melakukan perbuatan-perbuatan yang menyimpang dari agama, mereka tidak perlu diingatkan karena menganggap Rasulullah sudah pasti akan memberinya syafaat di akhirat kelak. Sayyid Abdullah Al-Haddad tidak setuju atas anggapan seperti itu sebagaimana kutipan berikut فيقول هؤلاء أهل بيت رسول الله صلى الله عليه وسلم، ورسول الله شفيع لهم، ولعل الذنوب لا تضرهم، وهذا قول شنيع، يضر القائل به نفسه، ويضر به غيره من الجاهلين، وكيف يقول أحد ذالك وفي كتاب الله العزيز ما يدل غلى اهل أن أهل البيت يضاعف لهم الثواب على الحسنات، والعقاب على السيئات. Artinya “Ada yang mengatakan,”Biarlah, mereka adalah dari Ahlul Bait, Rasulullah ﷺ pasti akan bersyafaat kepada mereka, dan mungkin pula dosa-dosa yang mereka lakukan tak akan menjadi mudarat atas mereka.” Sungguh ini adalah ucapan yang amat buruk, yang menimbulkan mudarat bagi si pembicara sendiri dan bagi orang-orang lainnya yang tergolong kaum jahil. Bagaimana bisa seseorang berkata seperti itu, sedangkan dalam Al-Qurán, Kitab Allah yang mulia terdapat petunjuk bahwa anggota keluarga Rasulullah dilipat gandakan bagi mereka pahala amal baiknya, demikian pula hukuman atas perbuatan buruknya.” Lihat hal. 88.Sangat jelas bahwa Sayyid Abdullah Al-Haddad tidak setuju terhadap anggapan bahwa orang-orang tertentu seperti Ahlul Bait memiliki kekebalan hukum atas hukum-hukum yang telah ditetapkan Allah subhanahu wataála disebakan kemuliaan nasabnya yang bersambung kepada Rasulullah. Ulama yang diyakini sebagai pembaharu abad 11 hijriyah ini menyebut orang yang memiliki anggapan seperti itu telah melakukan perbuatan dusta tentang Allah subhanahu wataála serta menyalahi ijma’ seluruh kaum Muslilimin. Lihat hal. 89.Sebelumnya pada halaman 87, Sayyid Abdullah Al-Haddad mengutip sebuah hadits Rasulullah ﷺ yang diriwayatkan dari Abu Hurairah. Hadits itu berisi peringatan kepada putri beliau bernama Sayyidah Fathimah agar tidak mengandalkan pembelaan dari ayahnya di hadapan Allah subhanu wa taála sebagai berikut يا فاطمة بنت ممدs لا أغني عنكِ من الله “Hai Fathimah binti Muhammad, sungguh aku takkan cukup sebagai pembelamu di hadapan Allah.”Baca juga• Ini Alasan Kenapa Nahdliyin Cinta Habib• Kenapa Keturunan Nabi Tak Tentu Berakhlak Baik? Ini Penjelasan Habib Luthfi• Habib Zen Minta Maaf Jika Ada Keturunan Rasulullah Minta DilayaniJadi sekali lagi, ada kewajiban bagi kaum Muslimin untuk menghormati dan mencintai Ahlul Bait karena mereka memiliki kekerabatan dengan Rasulullah ﷺ. Perintah ini memiliki dasar di dalam Al-Qur’an, surat Asy-Syura, ayat 23. Disamping itu ada kewajiban lain bagi orang-orang tertentu yang memiliki kapasitas untuk menasihati jika ada dari mereka berbuat kemaksiatan dan berperilaku tercela. Perbuatan dosa yang mereka lakukan akan dilipat gandakan hukumannya. Namun cara menasihati mereka harus tetap baik dan hormat karena bagaimanapun mereka adalah dzurriah Rasulullah ﷺ. Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama UNU Surakarta.
Home Tausyiah Sabtu, 23 April 2022 - 0308 WIBloading... Umat Islam diperintahkan mencari malam Lailatul Qadar pada malam sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Foto/dok pinterest A A A Lailatul Qadar disebut juga dengan lailatul 'uzmah wal-syaraf malam keagungan dan kemuliaan. Malam itu Allah melimpahkan karunia dan rahmat-Nya kepada umat muslim yang dipertemukan dengan Lailatul Qadar, ada beberapa amalan yang dapat kita hidupkan. Rasulullah SAW memerintahkan umatnya mencari Lailatul Qadar pada malam-malam 10 hari terakhir Ramadhan. Baca Juga Keutamaan malam tersebut diterangkan dalam Al-Qur'an "Lailatul Qadri Khoirun Min Alfi Syahrinyang artinya malam kemuliaan itu lebih baik dari 1000 bulan." QS Al-Qadar Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِArtinya "Barangsiapa melaksanakan sholat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." HR Al-Bukhari No 1901Berikut 11 amalan agar dipertemukan dengan Lailatul Qadar 1. Iktikaf atau berdiam di masjid untuk Istiqomah menjaga sholat fardhu Menghidupkan sholat Tarawih berjamaah bersama Memperbanyak baca Qur'an minimal 100 ayat setiap Memperbanyak istighfar dan Menghidupkan dzikir khususnya di sepertiga Membaca 2 ayat terakhir Surat Mandi, mengenakan pakaian terbaik dan memakai Membangunkan keluarga untuk Qiyam Memperbanyak sholawat dan tawassul kepada Rasulullah SAW sembari memohon kepada Allah Syafa'at Nabi dan keberkahan bulan Memperbanyak doa berikut اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيAllahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni Artinya "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai kemaafan, maka maafkan aku." HR at-Tirmidzi dan Ibu MajahAllahu A'lam Baca Juga rhs amalan lailatul qadar lailatul qadar keutamaan lailatul qadar malam lailatul qadar ramadhan 1443 hijriyah Artikel Terkini More 23 menit yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu
Salah satu keistimewaan dan keutamaan Ramadhan adalah di dalamnya terdapat malam lailatul qadar. Malam ini ditunggu-tunggu oleh setiap umat Islam. Setiap orang berharap agar bertemu dengan malam tersebut karena itu malam terbaik dari seribu saja Rasulullah SAW tidak menjelaskan secara pasti kapan terjadi lailatul qadar. Para ulama pun beda pendapat mengenai hal ini. Tujuan dari perahasiaan kedatangan malam ini adalah agar umat Islam selalu beribadah dan memperbanyak amal saleh sembari berharap bertemu lailatul An-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar menjelaskan ada beberapa amalan yang sangat dianjurkan di malam lailatul qadar. Ia menjelaskanروينا بالأسانيد الصحيحة في كتب الترمذي والنسائي وابن ماجه وغيرها عن عائشة رضي الله عنها قالتْ قلتُ يارسول اللَّه إن علمتُ ليلة القدر ما أقول فيها؟ قال " قُولي اللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فاعْفُ عَنِّيقال أصحابَنا رحمهم الله يُستحبّ أن يُكثِر فيها من هذا الدعاء، ويُستحبّ قراءةُ القرآن وسائر الأذكار والدعوات المستحبة في المواطن الشريفة.....قال الشافعي رحمه الله أستحبّ أن يكون اجتهادُه في يومها كاجتهاده في ليلتها، هذا نصّه، ويستحبّ أن يُكثرَ فيها من الدعوات بمهمات المسلمين، فهذا شعار الصالحين وعباد الله “Kami riwayatkan dari sanad yang shahih dalam kitab al-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah, dan lain-lain bahwa Aisyah pernah berkata, Wahai Rasulullah, andaikan aku mengetahui lailatul qadar, apa yang bagus aku baca?’ Rasulullah menjawab, Bacalah Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa’fu anni’ Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku.’Ulama kami berkata, disunahkan memperbanyak baca doa ini, baca Al-Qur’an, zikir, dan doa-doa yang disunahkan pada tempat atau waktu yang mulia….Imam As-Syafi’I berkata, Aku menyukai memperbanyak ibadah tersebut di siang hari sebagaimana di malam hari.’ Dianjurkan juga memperbanyak doa-doa yang penting bagi umat Islam. Ini tanda orang-orang saleh dan hamba Allah yang arif.”Berdasarkan penjelasan Imam An-Nawawi ini, ada beberapa amalan yang biasa dilakukan pada lailatul qadar. Meskipun kita tidak tahu secara pasti kapan datangnya lailatul qadar, yang penting amalan ini dilakukan selama bulan Ramadhan, khususnya sepuluh terakhir antara amalan yang bisa dilakukan adalah memperbanyak baca doaAllahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa’fu anni’ Artinya, “Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku.”Dianjurkan juga memperbanyak baca Al-Qur’an, zikir, dan doa-doa yang bermanfaat untuk umat Islam. Dalam pandangan Imam As-Syafi’i, amalan ini sebaiknya tidak hanya dilakukan di malam hari saja, tapi juga diperbanyak siang hari. Pasalnya, ia sendiri sangat menyukai melakukan amalan ini di siang hari, sebagaimana kesungguhannya di malam hari. Wallahu alam. Hengki Ferdiansyah