Sebagaiilmu pengetahuan, logika disebut logike episteme, yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara lurus, tepat, dan teratur. Dengan kata lain Logika merupakan sebuah ilmu pengetahuan dimana obyek materialnya adalah berpikir (khususnya penalaran/proses penalaran) dan obyek formal logika adalah berpikir/penalaran yang ditinjau dari segi
Definisi Pengertian, Keputusan dan Simpulan. 1. DEFINISI. Dalam proses pembicaraan atau membaca, tidak jarang orang bertemu dengan kata-kata yang artinya tidak menjadi jelas melalui konteksnya. Untuk memahami artinya diperlukan definisi sehingga salah satu tujuan definisi adalah menambah perbendaharaan bahasa bagi orang yang tidak tahu tersebut.
Agarlebih memahami tentang apa itu arti dan pengertian dari enterprise architecture, Enterprise architecture bisa jadi tidak jelas karena dimaksudkan untuk menangani seluruh organisasi, beberapa dari banyaknya manfaat perencanaan arsitektur perusahaan atau enterprise architecture terutama bagi bisnis yang harus kalian ketahui. 1
Bertujuanuntuk mencapai penilaian yang kritis tentang apa yang akan diterima atau apa yang akan dilakukan dengan penalaran logis. Standar penilaian sebagai hasil dari berpikir analitis dalam membuat keputusan. Menerapkan berbagai strategi terstruktur dan memberikan alasan untuk menentukan dan menerapkan standar sebelum melakukan suatu kegiatan.
Untuklebih dalam memahami mengenai pengertian ilmiah dan agar Anda juga dapat membedakan penelitian ilmiah dengan kegiatan lain, maka Anda harus mengetahui ciri-ciri yang menjadi karakteristik dari penelitian ilmiah. Berikut adalah ciri-ciri yang menjadikan penelitian ilmiah ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan kegiatan lainnya. 1.
Agarlebih jelas dan mengetahui apa saja contoh ilmu yang dipelajari di sains, berikut ada beberapa contoh ilmu sains yang perlu Anda pahami. 1. Stem Cell. Di tengah perkembangan zaman seperti saat ini, teknologi terus berkembang. Salah satunya terapi stem cell yang belakangan sangat diminati.
Seoranglinguis adalah seseorang yang mempelajari linguistik, istilah yang lebih tepat adalah 'linguis' tetapi umumnya terlalu banyak twister lidah. Ini memiliki dua arti. Kata 'ahli bahasa ' tidak memuaskan: kelihatannya rumit, karena banyak dari mereka mungkin berpikir itu adalah seseorang yang berbicara banyak bahasa. Seorang ahli
PendekatanMetode Campuran. Pendekatan metode campuran pada dasarnya adalah penggabungan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif menjadi satu. Jadi, sumber data yang didapatkan dari penelitian campuran lebih dari satu jenis dengan tujuan untuk memahami lebih mendalam dan lengkap lagi mengenai suatu fenomena.
yangakan ditulisnya. Ia tidak memiliki informasi yang cukup tentang topik yang akan ditulis, serta malas mencari informasi yang diperlukannya. Pada awalnya, seseorang menulis karena ia memiliki ide, gagasan, pendapat, atau sesuatu yang menurut pertimbangannya perlu disampaikan dan penting untuk diketahui oleh orang lain. Tetapi, kerap
PengertianBerpikir Kritis, Karakteristik, Komponen dan Indikator Berpikir Kritis Lengkap - Berpikir kritis adalah kemampuan seseorang dalam menganalisis ide atau gagasan secara logis, reflektif, sistematis dan produktif untuk membantu membuat, mengevaluasi serta mengambil keputusan tentang apa yang diyakini atau akan dilakukan sehingga berhasil dalam memecahkan suatu masalah yang dihadapi.
7GjOH. Bagaimana pandangan Aristoteles mengenai ilmu Logika?Apa itu Logika? Para filsuf sejak Aristoteles, dan bahkan sebelum itu, hampir seluruhnya mengakui bahwa logika dan matematika merupakan disiplin yang bertalian erat, Hingga pertengahan abad Ke-19, kebanyakan filsuf akan mengatakan pertalian tersebut terbatas pada aritmetika pada khususnya, yang di dalamnya fungsi-fungsi seperti penambahan, pengurangan, pengalian, dan pembagian mempunyai analogi yang jelas dengan operator-operator logika seperti “dan”, “tidak”, dan sebagainya. Pengertian dan Definisi Logika Menurut Aristoteles dan Para Ahli Ilmuwan LainnyaNamun kemudian seorang cendekiawan yang bernama George Boole 1815-1864 menulis buku yang mempertahankan sesuatu yang ia sebut “Aljabar Logika”. Ia memperagakan bahwa hubungan aljabarik pun bertalian erat dengan hubungan logis dalam banyak yang dimaksud dengan logika, dalam pandangan sehari-hari logika adalah istilah yang menunjukan, bhwa sesuatu itu harus matang dipikirkan. Lain halnya dengan Aristoteles, pengertian atau definisi Logika menurut Aristoteles adalah ilmu untuk membuat penyimpulan yang Logika Menurut AristotelesMenurut Aristoteles logika adalah batu fondasi yang penting bagi semua jenis pengetahuan. Buah pikirnya yang brilian terkumpul dalam kompilasi yang diberi nama to organon . Organon yang berarti alat, instrumen atau metode untuk memperoleh pengetahuan ilmiah. Namun demikian Aristoteles lebih menekankan soal Organon berisi enam buah buku yaitu buku pertama membicarakan Categoriae Tentang Kategori/konsep, buku dua membicara De Intepretatione Tentang Proposisi, buku tiga membahas Analytica Priora Tentang Silogisme, buku empat membahas tentang Analytica Posteriora Tentang Pembuktian, buku kelima membahas tentang Topica Tentang Seni Berdebat dan buku keenam membahas tentang De Sophisticis Elenchis Tentang Sesat Pikir.Definisi Logika AristotelesPasca Aristoteles ada sebuah kesadaran bahwa logika bukan ilmu yang mandul. Logika terus berkembang seiring kebutuhan manusia. Dengan demikian logika tidak berhenti sampai dengan logika tradisionil yang digagas dan dikembangkan oleh Aristoteles semata. Ia berkembang seiring dengan gagasan-gagasan yang dikerjakan oleh Leibniz . Pemikiran Leibniz berawal dari tradisi Filsafat Stoa yang kemudian memunculkan genre baru yang kemudian lebih dikenal sebagai cikal bakal lahirnya logika modern. Untuk yang terakhir ini lazim disebut dengan logika simbolik. Terdapat pula istilah „logistik‟. Istilah terakhir ini sering pula disebut logika matematik atau logika simbolik. Logika ini lebih formal sifatnya daripada logika Aristoteles. Perbedaannya dengan logika klasik pada proses membuat konklusinya yang didasarkan atas premis yang terbatas dan tertentu. Premisnya itupun sendiri sudah melepaskan diri dari kenyataan. Model logika seperti ini kadang tidak secara sepintas tidak dipahami, atau hanya diketahui oleh orang-orang tertentu saja. Implementasi logika model ini terdapat pada bahasa sandi atau bahasa pemograman status dan kedudukan disiplin logika, diakui masih terjadi polemik sampai saat ini. Sebagian pemikir menempatkan logika sebagai sub dari epistemologi. Namun sebagian pemikir lain menempatkan logika sebagai cabang filsafat yang otonom. Berkembang pula pemikiran tentang logika dikalangan filsuf-filsuf muslim dalam kerangka pengembangan filsafat satu contoh adalah pandangan logika yang dikembangkan oleh Suhrawardi. Ia dikenal sebagai penggagas filsafat illuminasinya. Baca juga Pengertian Logika, Fungsi, Manfaat dan ContohIa berpendapat bahwa logika sebagai bagian dari keseluruhan ilmu pengetahuan. Logika merupakan alat yang hendak digunakan dalam berpikir, namun tidak merupakan bagian dari ilmu secara mutlak. Yang harus dicatat dari pikiran Suhrawardi bahwa ia beranggapan logika tidak merupakan bagian dari filsafat karena tidak mengurusi hal-hal yang berada di luar pikiran. Hal demikian beralasan karena materi logika terkait dengan entitas yang sifatnya non menarik lainnya tentang logika disampaikan oleh filsuf spektakuler dijamannya, yakni mendefinisikan logika sebagai Ilmu tentang ide dari struktur logis. Untuk memahami latar belakang batasan tersebut kita harus kembali kepada pikiran sentral dari Hegel yakni ide, alam, dan roh. Bagi Hegel „sejarah‟ sesungguhnya „perkembangan roh dalam waktu‟. Hal ini dibedakan dari „alam‟ yang merupakan perkembangan ide dalam ruang. Tesis awal bermula dari „ide‟ yang menurut Hegel akan senantiasa berdinamika/ berkembang dalam dirinya. Pada sisi lain terdapat antitesis berupa ide yang berada di luar dirinya yakni ruang/ alam. Seperti halnya ide, alam pun terus menerus berkembang. Pada diri manusia pun terdapat perkembangan kesadaran diri yang terus menerus pula yang dikenal dengan „roh‟. Terdapat pula antitesis dari ide dan alam pada tataran kesadaran yakni „sejarah‟. Yang harus dipahami pula, pemahaman Hegel terkait „waktu‟. Ia memahami waktu tidak sebagai fisik yang berjalan bersama ruang. Waktu olehnya dipahami sebagai „kesadaran‟. Roh menyusun kesadaran berupa fase sejarah karena perkembangan yang bersifat dialektis. Oleh karena itu alur pikir Hegel dipolakan oleh Hartman berikut ilmu tentang Ide dan struktur logis menjadi domein logika. Ilmu tentang Alam dari ruang menjadi domein geometri. Ilmu tentang Roh dari Waktu menjadi domein Logika Menurut Para AhliSecara sederhana logika, dapat dikatakan sebagai sebuah pertimbangan akal atau pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatkan dalam bahasa. logika adalah; ilmu dalam lingkungan filsafat yang membahas prinsip-prinsip dan hukum-hukum penalatran dengan tepat, ada juga yang menandaskan bahwa logika adalah ilmu pengetahuan scinece tetapi sekaligus juga merupakan kecakapan atau keterampilan art untuk berpikir lurus tepat dan teratur. Pengertian Logika Menurut Para AhliAkhirnya, pengertian logika adalah teknik atau metode untuk meneliti ketepatan berpikir. Berpikir berarti mengamati dengan sadar, maka setiap pengamatan dengan sadar selalu akan bergerak kepada arah penilaian, dan berpikir berakhir pada sebuah keputusan. Konsep berpikir dalam logika biasanya dirumuskan sebagai berikut Jika A=B, dan B=C, maka A=C; hal ini memperlihatkan adanya suatu proses berpikir, yakni meliputi pengamatan; pengolahan dan terakhir pemutusan. Yang kesemuanya disebut dengan dimaksud dengan pemikiran di sini ialah Mencari suatu sesuatu yang belum diketahui berdasarkan sesuatu yang telah diketahui. sesuatu yang telah diketahui merupakan bahan pemikiran yang disebut dengan data fakta, yaitu gejala atau peristiwa yang ditangkap oleh indera, sedangkan sesuatu yang belum diketahui akan menjadi hasil sebuah pemikiran, dan dinamakan dengan konklusi konsekuensi, yaitu pengetahuan baru yang dituju dalam proses berpikir. Maka dengan demikian, isi pemikiran adalah data dan konklusi. Data dalam hal ini berjumlah lebih dari satu, sementara konklusi berjumlah satu. Jadi keseluruhannya terdiri dari tiga bagianProses berpikir tersebut diatas, merupakan bahasan dari logika. Jadi yang dimaksud dengan logika di sini merupakan studi yang perahatian utamanya adalah mengarahkan pemikiran untuk menyusun kriteria bagaimana mengevaluasi suatu argumen yang benar. Karena itu, logika mempelajari metode-metode dan prinsip-prinsip yang dipergunakan untuk membedakan penalaran yang lurus dan tidak menjadi tujuan dari mengetahui logika adalah agar mengarahkan pemikiran secara tepat. Jadi, logika berhubungana dengan kegitan berpikir, namun bukan hanya sekedar berpikir sesuai dengan kodrat manusianya, melainkan berpikir dengan hukum-hukum penalaranEncyclopedia Britannica mengatakan bahwa logika adalahLogika adalah studi sistematik tentang sruktur proposisi dan syarat-syarat umum mengenai penalaran yang sahih dengan menggnkan metode yang mengesampingkan isi atau bahan psoposisi dan hanya membhas bentuk logisnya saja. perbedaan antara bentuk dan bahan ini diadakan apabila kita membedakan ketepatan logik Logical Soundness atau Kesahihan validity sebuah penalaran dengan kebenaran premis-premisnya, yang menjadi pangkal logika yang diuraiakan oleh Encyclopedia Britannica, hanya membahas bentuk penalaran dan oleh karenanya logika yang dimaksudkan adalah logika formal, untuk membedakannya dengan logika materil, yakni logika yang membahas penalaran dari segi isis atau bahannya, dalam konsesus sekarang, yang disebut logika itu adalah logika formal. Kemudian logika dapat dikatakan sebagai metode atau teknik untuk meneliti ketepatan menurut William S. Sahakian mengatakan bahwa logika adalah pengkajian untuk berpikir secara sahih, hakikat dari pengertian ini adalah untuk menegaskan bahwa logika harus dipahami lewat sebuah penalaran, karena sebuah penlaran akan dikatakan logis jika menggunkan konsep berpikir dalam logika. maka dengan demikian, dalam memahami logika terlebih dahulu harus dipahami apa itu dua pengertian logika di atas, dapat disimpulkan bahwa logika merupakan sebuah ilmu pengetahuan dan keterampilan untuk berpikir lurus, dikatan demikian, karena sesungguhnya logika berhubungan dengan kegiatan pikir, namun kegitan pikir yang dimaksudkan adalah bukan berpikir yang asal-asalan, tetapi berpikir menurut hukum-hukum logika. Baca juga Pengertian Apropriasi Menuru Para AhliMisalnya, untuk mengatakan kata cinta kepada seorang gadis, tidak usah untuk menggunakan konsep-konsep logika, tapi cukup dikatakan saja, kenapa? karena logika tidak akan bisa menjawab apa yang akan dikatakan oleh gadis tersebut. Jadi jelas, di sini yang menjadi tgas pekerjaan logika adalah menentukan peraturan berpikir yang benar, sehingga dapat saya katakan bahwa logika adalah cara dan seni berpikir yang mengikuti konsep-konsep metode sebagai cara dan konsep berpikir, logika dapat dikatakan sebagai upaya untuk mencegah kesesatan dalam berpikir fallacy. Immanuel Kant, mengatakan bahwa logika adalah the science of the laws of understanding. artinya logika menurut Imanuel Kant adalah, logika dapat dibagi menjadi dua bagian, pertama logika umum universal, dan kedua logika khusus particular, yakni hukum cara berpikir yang benar terhadap suatu kelompok objek-objek khusus the laws of correct thinking upon a particular class of objects.Tag Apa pengertian logika menurut aristoteles adalah, definisi logika menurut para ahli ilmuwan adalah... fungsi dan manfaat ilmu logika bagi kehidupan manusia, logika apa itu, kenapa mempelajari logika penting bagi mahasiswa, pengertian logika menurut kbbi, Pengertian dan Definisi Logika Menurut Aristoteles, pengertian logika aristotelesItulah sedikit pembahasan definisi atau pengertian Logika Menurut Aristoteles dan para ahli. Sangat cocok dijadikan bahan rujukan untuk skripsi, tesis dan disertasi. Baca jugaSejarah Logika, Awal Mula Perkembangan Ilmu Logika
Pengertian logika – Apa itu logika? Pengertian logika secara singkat adalah pertimbangan pikiran manusia yang diungkapkan melalui perkataan dan dinyatakan dalam bahasa. Logika bisa mencermikan jalan pikiran seseorang itu serta kemampuan nalarnya. Logika berasal dari kata Yunani kuno yaitu λγο logos. Logika adalah salah satu cabang filsafat yang dipelajari dalam ilmu pengetahuan. Dalam ilmu logika mempelajari kecakapan manusia untuk berpikir secara lurus, tepat, dan teratur. Dengan kata lain, objek materialnya yang dipelajari dalam ilmu logika adalah berpikir dengan penalaran, sedangkan objek formal logika adalah penalaran yang ditinjau dari segi ketepatannya. Logika juga penting dalam pelajaran matematika atau komputer. baca juga pengertian algoritma Di bawah ini akan dijelaskan apa saja pengertian logika secara umum, menurut KBBI serta menurut pendapat para ahli. Arti Logika Menurut KBBI Pengertian logika menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pengetahuan tentang kaidah berpikir. Logika juga dapat diartikan sebagai jalan pikiran yang masuk akal. Definisi Logika Secara Umum Pengertian logika secara umum adalah hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Logika didefinisikan untuk mengacu pada kemampuan rasional untuk mengetahui dan kecakapan mengacu pada kesanggupan akal budi untuk mewujudkan pengetahuan ke dalam tindakan. Pengertian Logika Menurut Para Ahli Berikut ini akan dibahas mengenai pengertian dan definisi logika menurut pendapat para ahli dan pakar. Menurut Aristoteles Pengertian logika menurut Aristoteles adalah ajaran mengenai berpikir ilmiah yang masih ada hubungannya dari bentuk pikiran itu sendiri serta berbagai hukum yang menguasai pikiran. Menurut William Alston Pengertian logika adalah sebagai studi tentang penyimpulan, secara lebih cermat usaha untuk menetapkan ukuran-ukuran guna memisahkan penyimpulan yang sah dan tidak sah. Menurut Jan Hendrik Rapar Arti logika menurut Jan Hendrik Rapar didefinisikan sebagai sebuah pertimbangan akal atau pikiran yang diatur lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Menurut W. Poespoprodjo dan Ek. T. Gilarso Menurut Poespoprodjo dan Gilarso, definisi logika diartikan sebagai sebuah ilmu pengetahuan dan keahlian menalar dalam berpikir tepat. Menurut Soekadijo Pengertian logika menurut Soekadijo merupakan suatu metode atau cara yang di hasilkan untuk tujuan meneliti ketepatan nalar. Manfaat Mempelajari Logika Tentunya ada beberapa fungsi dan manfaat logika yang bisa dirasakan oleh manusia. Berikut merupakan beberapa manfaat logika selengkapnya. Membantu setiap orang berpikir secara rasional, kritis, lurus, tetap, tertib, metodis, dan kemampuan berpikir secara abstrak, cermat, dan kecerdasan dan meningkatkan kemampuan berpikir secara tajam dan dan mendorong orang untuk berpikir sendiri dengan menggunakan asas-asas sistematisMeningkatkan cinta akan kebenaran dan menghindari kesalahan-kesalahan berpikir, kekeliruan, serta melakukan analisis terhadap suatu kejadian dengan tajam dan menghindari kekeliruan informasi atau pemikiran yang salah dan tidak citra diri seseorang secara drastis. Macam-Macam Logika Secara umum ada 2 jenis-jenis logika, yakni logika alamiah dan logika ilmiah. Berikut merupakan macam-macam logika dan penjelasannya. 1. Logika Alamiah Logika alamiah merupakan kinerja akal budi manusia yang berpikir secara tepat dan lurus sebelum dipengaruhi oleh keinginan-keinginan dan kecenderungan-kecenderungan yang subjektif. Kemampuan logika alamiah manusia ada sejak lahir. Logika ini bisa dipelajari dengan memberi contoh penerapan dalam kehidupan nyata. 2. Logika Ilmiah Logika ilmiah merupakan jenis logika yang memperhalus, mempertajam pikiran serta akal budi. Logika ilmiah menjadi ilmu khusus yang merumuskan asas-asas yang harus ditepati dalam setiap pemikiran. Manfaat logika ilmiah penting agar dapat bekerja dengan lebih tepat, lebih teliti, lebih mudah, dan lebih aman. Nah itulah referensi pengertian logika menurut para ahli beserta arti dan definisi loika secara umum. Dijelaskan juga apa fungsi dan manfaat logika serta macam-macam logika. Semoga bisa menjadi tambahan referensi.
Pengertian Logika Jenis, Macam, Fungsi Dan Manfaat Logika Pengertian Logika Secara Etimologis, Logika berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti sebagai hasil pertimbangan akal dan pikiran yang diutarakan melalui kata yang dinyatakan dalam bentuk bahasa. Logika juga merupakan salah satu cabang dari filsafat. Dan sebagai ilmu Logika sendiri disebut sebagai salah satu ilmu pengetahuan yang mempelajari kecakapan untuk bisa berpikir secara lurus, tepat dan teratur. Ilmu yang dimaksud mengacu pada kemampuan rasional untuk bisa mengetahui kecakapan pada kesanggupan akal budi untuk bisa mewujudkan pengetahuan di dalam sebuah tindakan. Dan kata logis sendiri ini digunakan sebagai artian yang masuk akal. Logika sendiri adalah cabang filsafat yang sebenarnya bersifat praktis dan sumber dari penalaran dan sekaligus juga sebagai dasar filsafat dan juga saran ilmu. Dengan fungsinya sebagai dasar dari filsafat dan sarana ilmu karena ini merupakan jembatan antara filsafat dan ilmu. Secara terminologis logika dimana teori yang dibuat dengan kesimpulan yang sah. Sebagai kesimpulan dasar yang berisik dari satu sumber pikiran tertentu dimana kemudian akan ditarik kesimpulan. Dan penyimpan yang sah. Dimana ini artinya hal ini akan sesuai dengan pertimbangan akal dan runtut sehingga anda bisa dilacak kembali yang mana dituntut kebenaran bentuk sesuai dengan isinya. Pengertian Logika Menurut Para Ahli Untuk lebih memahami apa itu logika, ada baiknya untuk mengetahui pendapat para ahli tentang logika tersebut. Adapun pengertian logika menurut para ahli adalah sebagai berikut ini Aristoteles Menurut Aristoteles Harun, 1980 logika merupakan ajaran tentang berfikir yang secara ilmiah yang membicarakan tentang bentuk pikiran itu sendiri serta hukum-hukum yang menguasai pikiran. W. Poespoprodjo dan Ek. T. Gilarso Menurut W. Poespoprodjo dan Ek. T. Gilarso 2006 13, pengertian logika adalah suatu ilmu dan kecakapan menalar, serta berpikir dengan tepat. Jan Hendrik Rapar Menurut Jan Hendrik Rapar 19965 logika merupakan suatu pertimbangan akal atau pikiran yang diatur lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. William Alston Menurut William Alston, logika merupakan studi tentang penyimpulan, secara lebih ceramat usaha untuk mennetapkan ukuran-ukuran guna memisahkan penyimpulan yang sah dan tidak sah. Soekadijo Menurut Soekadijo 1983-19943, pengertian logika adalah suatu metode atau teknik yang diciptakan untuk meneliti ketepatan menalar. Dasar Dari Logika Konsep dalam bentuk logis merupakan inti dari logika. Dimana konsep ini biasanya menyatakan validitas sebuah argumen yang ditentukan oleh bentuk logis bukan dari isinya. Dalam hal ini logika menjadi salah satu alat untuk menganalisis dari argumen. Dimana hubungan antara kesimpulan dan bukti yang diberikan. Dan dasar dari penalaran logika ada dua jenis diantaranya adalah deduktif dan induktif. Penalaran deduktif sendiri mengacu pada penalaran yang menggunakan informasi, premis atau peraturan umum yang berlaku untuk mencapai suatu kesimpulan yang telah dibuktikan. Sedangkan penalaran induktif adalah suatu penalaran yang berawal dari rangkaian fakta-fakta khusus untuk menghasilkan suatu kesimpulan umum. Unsur-Unsur Logika Mengkaji dari berbagai literatur, dapat dipahami bahwa logika mempunyai unsur-unsur sebagai berikut Term, yaitu gagasan atau sejumlah gagasan, terdiri dari term subjektif S, term predikat P, dan term antara M Proposisi disebut juga putusan, keputusan, judgement, pernyataan, kalimat logika. Proposisi ialah kegiatan atau perbuatan manusia di mana ia mengiakan atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu. Proposisi menunjuk pada tegasnya pernyataan atau penyangkalan hubungan antara dua buah pengertian Penarikan simpulan penyimpulan disebut juga dengan penalaran. Ada dua macam penyimpulan atau penalaran, yaitu deduksi dan induksi. Deduktif yaitu penyimpulan dari hal yang bersifat umum menjadi kasus bersifat individu. Induktif penyimpulan dari kasus-kasus individual nyata menjadi konklusi yang bersifat umum. Ketiga unsur ini akan dibahas lebih terurai pada bab-bab berikutnya. Secara terpisah. Objek Logika Objek adalah sesuatu yang merupakan bahan dari penelitian atau pembentukan pengetahuan. Setiap ilmu pengetahuan pasti mempunyai objek yang dibedakan menjadi dua, yaitu objek material dan objek formal. Objek material dari sesuatu adalah hal yang diselidiki dari sesuatu itu, mencakup yang konkret dan yang abstrak. Objek formal adalah sudut pandang dari objek itu disorot sebagai pembeda dengan objek material sesuatu ilmu pengetahuan mungkin saja dapat sama untuk beberapa ilmu pengetahuan, namun ilmu-ilmu itu berbeda karena objek formalnya. Sebagai contoh psikologi, sosiologi, dan pedagogik memiliki objek material yang sama, yaitu manusia. Akan tetapi, ketiga ilmu itu berbeda karena objek formalnya yang berbeda. Objek forma psikologi ialah aktivitas jiwa dan kepribadian manusia secara individual yang dipelajari lewat tingkah laku, objek formal sosiologi ialah hubungan antar manusia dalam kelompok dan antar kelompok dalam masyarakat, sedangkan objek formal pedagogik ialah keegiatan manusia untuk menuntun perkembangan manusia lainnya ke tujuan tertentu. Perlu dicatat di sini bahwa yang pantas menjadi objek material suatu ilmu ialah suatu lapangan, bidang, atau materi yang benar-benar konkret dan dan dapat diamati. Hal itu perlu ditegaskan karena kebenaran ilmiah adalah kesesuaian antara apa yang diketahui dengan objek materialnya. Jika objek material itu abstrak dan tidak dapat diamati, tentu saja apa yang diketahui pengetahuan tidak mungkin dapat dicocokkan dengan objeknya. Dengan demikian, tidak mungkin dapat dicapai kebenaran yang merupakan kesesuaian pengetahuan dengan objeknya itu. Surajiyo, dkk. 200911 mengatakan lapangan dalam logika adalah asas-asas yang menentukan pemikiran yang lurus, tepat, dan sehat. Agar dapat berpikir lurus, tepat dan teratur, logika menyelidiki, merumuskan serta menerapkan hukum-hukum yang harus adalah objek material logika. Yang dimaksudkan berpikir di sini adalah kegiatan pikiran, akal budi manusia. Dengan berpikir manusia mengolah dan mengerjakannya ini terjadi dengan mempertimbangkan, menguraikan, memban-dingkan serta menghubungkan pengertian yang satu dengan pengertian yang lainnya. Dalam logika berpikir dipandang dari sudut kelurusan dan ketepatannya. Oleh karena itu, berpikir lurus dan tepat merupakan objek formal logika. Manfaat Logika Ada beberapa manfaat baik logika untuk manusia diantaranya adalah Melatih jiwa manusia sehingga bisa memperhalus jiwa dan pikiran Mampu mendidik kekuatan akal dan pikiran serta mengembangkan dengan sehingga bisa melatih dan membiasakan dalam mengadakan penelitian mengenai cara berpikir Studi logika mampu mendidik anda agar bisa berpikir jauh lebih jernih dan kritis Logika sangat memungkinkan anda melaksanakan disiplin intelektual yang sangat anda perlukan dalam menyimpulkan pemikiran Logika juga akan membantu anda dalam menginterpretasikan mengenai fakta dan pendapat orang lain secara memadai Logika bisa mematikan anda mengenai teknik dalam menetapkan asumsi dan implikasi Logika bisa membantu anda juga untuk mendeteksi penalaran yang keliru dan kurang jelas Logika bisa memancing pemikiran yang lebih ilmiah dan reflektif. Daya khayal anda akan semakin tinggi sehingga membuat anda menjadi lebih kreatif Dengan membiasakan diri untuk terus berlatih maka akan membantu anda untuk lebih mudah dan lebih cepat mengetahui dimana letak dari kesalahan yang menggelincirkan usaha anda dalam menuju hukum diperoleh dari pikiran anda. Studi logika juga mendidik anda untuk terus berpikir lebih jernih dan kritis Fungsi Logika Dibawah ini merupakan beberapa kegunaan dari logika, diantaranya sebagai berikut Untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam berfikir dengan secara cermat serta lebih obyektif. Untuk dapat mempertajam cara berfikir dan supaya lebih mandiri dalam menyelesaikan suatu permasahan. Untuk dapat membantu dalam menghindari kesalahan atau juga kekeliruan terhadap suatu hal/pernyataan. Untuk dapat mendorong seseorang supaya terbiasa berfikir sendiri sesuai peraturan yang sistematis. Untuk dapat melakukan analisi terhadap suatu peristiwa atau kejadian. Untuk dapat membantu berfikir dengan secara lebih kritis dan juga tepat. Jenis-Jenis Logika Setelah mengetahui pengertian dan juga manfaat dari logika, ada baiknya untuk mengetahui apa saja jenis-jenis dari logika tersebut. Adapun jenis dari logika tersebut adalah sebagai berikut ini Logika Alamiah Adapun yang dimaksud dengan logika alamiah adalah proses kerja akal budi manusia yang berfikir secara tepat dan lurus sebelum dipengaruhi oleh kemauan-kemauan dan berbagai kecenderungan yang subjektif. Jenis logika ini dimiliki manusia sejak lahir atau memiliki sifat yang murni dan dapat dipelajari dengan proses belajar dan penerapan dalam kehidupan nyata. Logika Ilmiah Maksud dari logika ilmiah adalah kinerja nalar manusia yang mempertajam pikiran dan akal budi manusia. Dengan adanya logika ilmiah ini maka akal budi manusia dapat bekerja dengan lebih tepat, teliti, mudah, dan aman, sehingga terhindar dari kesesatan berpikir atau setidaknya mengurangi kemungkinannya. Logika ilmiah ini dibagi menjadi dua bagian, diantaranya sebagai berikut Logika formal Merupakan suatu logika yang berdasarkan pernyataan, oleh sebab itu pernyataan yang didikan yakni sebagai dasar dalam membuat kesimpulan haruslah relevan, bentuk serta strukturnya juga harus tepat. Apabila dasarnya salah, maka di akhir kesimpulannya juga akan salah, jadi kesimpulan yang tepat itu didapatkan dengan berfikir secara benar, dengan berdasarkan hasil penyelidikan. Logika Material Merupakan suatu logika yang dapat membuat kesimpulan atau juga pernyataan itu dengan berdasarkan materi atau objektif. Pada logika ini materi memiliki peranan yang penting. Logika material ini disebut juga yakni sebagi logika matrelisme, yang memiliki arti materi menjadi faktor yang paling utama dalam menyimpulkan sesuatu dengan secara tepat. Jadi logika material ialah logika yang dapat mengambil kesimpulan itu berdasarkan kondisi objek atau materi, sehingga materi ini menjadi dasar dalam menciptakan pernyataan. Contoh Logika Inilah beberapa contoh logika yang sederhana, misalnya ada kalimat atau pernyataan yang tidak masuk akal, jadi pernyataan tersebut tidak dapat di jelaskan, dan penalarannya tidak benar. Contoh kalimatnya seperti “manusia bisa menahan nafas hingga 5 jam”, jelas pernyataan tersebut tidak benar nyatanya menurut penelitian rata-rata manusia normal bisa menahan nafas selama 30-60 detik, dan otak manusia normal akan mengalami kerusakan secara permanen setelah 4 menit jika tidak mendapat oksigen. Atau pernyataan seperti “manusia bisa bertahan tanpa minum selama satu bulan”, dari peryataan tersebut jelas tidak masuk akal, nyatanya manusia normal bisa bertahan selama 3-4 hari tanpa minum, itupun dipengaruhi oleh faktor usia, kesehatan tubuh, cuaca, dll. Itulah tulisan tentang pengertian logika, yang dilengkapi dengan fungsi, jenis, dan contohnya. Semoga bermanfaat jika di temukan kesalahan mohon di maafkan, terimkasih. Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Logika pengertian logika menurut para ahli pengertian logika dan algoritma manfaat logika contoh logika tujuan logika pengertian logika umum contoh logika alamiah konsep logika pengertian logika simbolik menjelaskan konsep logika. pengertian logika formal dan contohnya pembagian logika