Obattradisional ini tidak jarang dipakai untuk pengobatan penyakit yang belum ada obatnya seperti kanker, virus AIDS, dan penyakit degeneratif, serta keadaan terdesak dimana obat tidak tersedia atau tidak dijangkau oleh masyarakat. b. Alasan Masyarakat Menggunakan Obat Tradisional. 1) Faktor Sosial. Amankahkerokan pada anak-anak? Masuk angin sebenarnya adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya sejumlah gejala, seperti demam, badan pegal, perut mual dan kembung, hingga hidung mampet. Rasa "tak enak badan" akibat masuk angin ini disinyalir karena terlalu banyak angin yang masuk ke tubuh. Kerokan menjadi salah satu cara yang umum 6 Lakukan Pijatan Bagian Perut. Memijat perut juga bisa menjadi cara mengatasi perut kembung secara alami. Lakukan pijatan lembut dari arah kanan ke kiri. Cara ini bisa membantu melancarkan pergerakan sistem pencernaan dan membantu melepaskan angin dan gas yang terperangkap di dalam perut. Untukitu kalian bisa terapkan beberapa tips berikut untuk menyembuhkan masuk angin dengan cara atau bahan alami. 1. Dengan Air Jahe Jahe termasuk rempah tradisional yang dapat membantu menghangatkan tubuh, mengatasi kembung, dan melancarkan sirkulasi darah. Makan Sup Ayam Pangat Selain rasanya yang lezat, sup ayam ampuh sebagai obat Walaupunistilah masuk angin sudah menjamur di Indonesia tetapi secara medis tidak ada yang namanya penyakit masuk angin. Yang sering dikeluhkan saat merasa masuk angin yaitu badan lemas, terasa demam, meriang, perut kembung, dan terasa ada banyak angin di dalam tubuh. Kondisi inilah yang sering diyakini masyarakat Indonesia sebagai masuk angin. Salahsatu cara mengatasi perut kembung pada anak secara alami adalah dengan memberikan pijatan dan latihan pada kakinya. Tepuk dan urut belakang badan bayi beberapa kali sampaila angin keluar. Pastikan anda memijat si kecil lewat 1 jam setelah ia makan dengan gerakan yang lembut dan pelan. Pengobatandan Pencegahan Perut Kembung. Perut kembung dapat ditangani dengan mengatur pola makan, seperti membatasi konsumsi beberapa jenis makanan, termasuk kacang-kacangan, brokoli, kol, dan gandum utuh. Penggunaan obat yang dijual di apotek, seperti simethicone dan suplemen probiotik, juga dapat mengobati perut kembung. Iread few articles on this site and I think that your web blog is real interesting Cara Mengobati Jengger Ayam dengan obat herbal de nature. 11:37 PM Post a Comment. Newer Post Older Post Home. Subscribe to: Post Comments (Atom) Blog Archive 2006 (71) September (71) Kembung dan Angin Duduk; Sebagai Pegawai Kearsipan, Sehatkah Paru-paru Saya? Membuatsup mudah pastinya dengan beberapa sayuran seperti wortel, kentang, buncis kemudian dicampur dengan potongan ayam. Kemudian berikan selagi hangat dan ini juga termasuk salah satu cara mengatasi masuk angin yang dianggap ampuh. Sebab, makanan ini bisa membantu meredakan gejala masuk angin, terutama mual dan kembung. Masukangin yang terjadi baik pada anak - anak, atau orang dewasa ditandai dengan beberapa gejala berikut ini, diantaranya: Tubuh menggigil dan terasa kedinginan. Perut penderita terasa kembung dan mulas. Beberapa penderita mengalami diare. Mual dan muntah. Tubuh terasa sangat lelah. GlLSKe. Skip to content Beranda / Informasi Kesehatan / Pengobatan / 10 Obat Masuk Angin Alami dan Cara Mencegahnya 10 Obat Masuk Angin Alami dan Cara Mencegahnya – Siapa yang belum pernah masuk angin? Hampir semua orang pasti pernah mengalaminya. Meski begitu, dalam dunia kedokteran tidak mengenal istilah masuk angin. Namun, obat masuk angin dijual dan dipasarkan secara luas di tersebut dibuat agar masyarakat awam mudah memahami penyakit demam, perut kembung dan badan meriang yang umumnya dirasakan secara bersamaan. Tipe masuk angin yang perlu diwaspadai adalah jika masuk angin disertai nyeri dan sesak di dada, karena ini bisa menjadi tanda angin duduk. Lalu bagaimana cara mengatasi masuk angin? Simak selengkapnya di bawah ini. 10 Obat Masuk Angin Alami Ketika masuk angin menyerang, keinginan untuk berbaring di tempat tidur dan tidak melakukan apa-apa adalah sesuatu yang umum terjadi. Oleh karena itu, agar Anda tetap bisa beraktivitas seperti biasa, ada banyak cara mengatasi masuk angin yang bisa Anda lakukan, di antaranya 1. Madu dan lemon Madu terbuat dari serbuk sari bunga dan enzim dalam air liur lebah yang memiliki antioksidan, sifat antivirus, dan antibakteri. Kandungan tersebut sebagai cara mengatasi masuk angin dengan ampuh. Antioksidan dalam madu juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebuah penelitian di Pennsylvania State University tahun 2007 menemukan bahwa pada 105 anak-anak dengan infeksi saluran pernapasan atas, mereka yang mengonsumsi madu mengalami peningkatan 40% terhindar dari batuk dan tidur gelisah dibandingkan dengan anak-anak yang tidak diobati. Cara membuat obat masuk angin alami Tambahkan dua sendok makan madu ke secangkir air hangat, air matang atau teh hijau. Tambahkan beberapa sendok teh perasan lemon untuk meningkatkan vitamin C. Tetapi jangan berikan madu pada bayi dan anak-anak, kemungkinan spora botulism dan sistem kekebalan mereka tidak cukup kuat untuk mengatasinya. 2. Sup ayam Sup ini terdiri dari kaldu ayam, daging ayam, wortel, kentang, tomat, bawang putih, dan paket bumbu. Namun setiap budaya memiliki versinya sendiri sebagai obat masuk angin dan untuk kekebalan tubuh. Selain digunakan sebagai cara mengobati masuk angin, daging ayam dan sayuran dalam sup ayam diketahui menghambat peradangan pada saluran bronchial, yang menyebabkan batuk dan pilek, menurut penelitian tahun 2000 di Nebraska Medical Center di Omaha. Sup ayam juga mengandung asam amino yang bertindak seperti obat acetylcysteine, yang digunakan untuk mengobati bronkitis dan penyakit paru-paru lainnya. Panasnya juga membantu, menurut para peneliti di Common Cold Centre di Cardiff University di Wales. Sebuah studi 2008 menemukan bahwa pada 30 orang dengan pilek atau flu, minuman panas seperti teh jauh lebih efektif dalam mengurangi pilek, batuk, bersin, sakit tenggorokan, meriang, dan kelelahan daripada minuman yang bersuhu ruangan. 3. Teh jahe Jahe mengandung senyawa gingerols yang dapat mengatasi rasa sakit, peradangan, kuman dan virus. Jahe menekan senyawa peradangan, menurut sebuah studi 2005 di Universitas Johns Hopkins di Baltimore. Ketika mengalami pilek atau flu, Anda membutuhkan cairan, dan teh jahe adalah cara yang terbaik sebagai cara mengobati masuk angin. Sebaiknya minum teh jahe atau air jahe tanpa ditambahkan gula. 4. Makanan pedas Seperti yang kita tahu, makanan pedas membuat hidung Anda mengeluarkan cairan atau meler. Makanan pedas juga dapat menghilangkan masuk angin karena sifatnya yang menghangatkan badan. Bawang putih, cabai dan jahe adalah semua anti-peradangan yang ampuh, menjinakkan iritasi di hidung, tenggorokan, saluran pernapasan bagian atas, dan masuk angin. 5. Minyak kayu putih Minyak yang satu ini sudah sejak dahulu digunakan untuk menghangatkan tubuh termasuk sebagai cara menyembuhkan masuk angin. Minyak kayu putih berasal dari pohon eukaliptus yang mengandung beberapa senyawa, salah satunya adalah cineole, yang memerangi virus, bakteri dan jamur. Minyak kayu putih juga dapat mengurangi infeksi virus penyebab pilek dan flu, menurut studi tahun 2009 oleh University of Heidelberg di Jerman. 6. Bawang putih Bawang putih mengandung senyawa allicin, yang mungkin memiliki sifat antimikroba. Menambahkan bawang putih ke menu makanan mungkin mengurangi keparahan gejala masuk angin dan pilek. Selain obat masuk angin, bawang putih juga bermanfaat menghilangkan rasa sakit atau peradangan. 7. Probiotik Probiotik adalah bakteri dan ragi yang β€œramah” ditemukan di tubuh Anda. Probiotik juga ditemukan di beberapa makanan dan suplemen. Probiotik dapat membantu menjaga kesehatan usus dan sistem kekebalan tubuh Anda, dan penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat mengurangi kemungkinan Anda sakit dengan infeksi saluran pernapasan atas. Mengnsumsi probiotik yang lezat dan bergizi adalah yoghurt. Selain bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh, yogurt adalah minuman sehat yang mengandung banyak protein dan kalsium. Carilah produk yoghurt yang mencantumkan bakteri hidup pada labelnya. 8. Mandi air hangat Salah satu cara mengobati masuk angin ini sangat mudah, Anda hanya melakukan mandi air hangat. Cara ini sekaligus dapat mengurangi gejala flu dan pilek pada orang dewasa. Menambahkan garam dan baking soda Epsom ke dalam air hangat dapat mengurangi sakit pada tubuh. 9. Teh hijau Obat masuk angin alami ini mengandung antioksidan tinggi yang mampu melawan radikal bebas. Kandungan tersebut bermanfaat sebagai cara menghilangkan masuk angin. Minum teh hijau juga dapat merelaksasi tubuh Anda. Sebaiknya meminum teh hijau yang rendah kafein dan polifenol. 10. Istirahat Cara menyembuhkan masuk angin selanjutnya hanya dengan beristirahat. Cara ini tentu sangat diperlukan agar tubuh Anda pulih dari masuk angin. Saat sakit, tubuh Anda membutuhkan waktu dan energi untuk melawan kuman dan virus. Istirahat dengan tidur benar-benar dapat mengurangi masuk angin. 10 Cara Mencegah Masuk Angin secara Alami Mencegah lebih baik daripada mengobati, itulah pepatah yang seringkali kita dengar. Cara ini memang baik untuk menjaga kesehatan tubuh Anda, dan penyakit yang sering menyerang adalah masuk angin. Sebagai tindakan pencegaahn masuk angin, berikut ini cara mencegah masuk angin yang bisa Anda lakukan 1. Gunakan pakaian hangat Cara mencegah masuk angin yang pertama adalah memakai pakaian yang sesuai dengan musim, seperti peralihan musim kemarau ke musim hujan. Jangan lupa untuk membawa pakaian ekstra, jaket, sweater, atau selimut di tas. 2. Gunakan sarung tangan dan kaus kaki Menggunakan sarung tangan dan kaus kaki bisa menjaga kehangatan dan kelembapan kulit dan bisa menghangatkan saat musim hujan. 3. Gunakan penutup kepala Gunakan penutup kepala agar terlindung dari angin, udara dingin, dan air hujan. Penutup kepala tersedia dalam berbagai macam, seperti topi dan kupluk. 4. Makan makanan berkalori tinggi Konsumsi makanan berkalori tinggi untuk menjaga panas tubuh. Makanan berkalori tinggi yang bisa anda konsumsi seperti roti, sereal bars, cokelat, dan biskuit 5. Hindari berkeringat banyak Jangan berkeringat terlalu banyak merupakan cara mencegah masuk angin, karena keringat membuat panas tubuh hilang lebih cepat, akibatnya Anda akan merasa kedinginan. 6. Hindari alkohol Konsumsi minuman beralkohol dapat mengganggu kemampuan badan mengatur suhu tubuh dan meningkatkan hilangnya panas tubuh. 7. Hindari kafein dan rokok Jauhilah kafein dan rokok, karena keduanya dapat menyebabkan pembuluh darah di tangan dan kaki menyempit. Aliran darah pun menjadi kurang lancar hingga menyebabkan tangan dan kaki kedinginan yang akhirnya menyebabkan masuk angin. Jika Anda terlanjur masuk angin, segera melakukan cara mengatasi masuk angin yang telah dijelaskan di atas. 8. Perbanyak minum air putih Konsumsi banyak air hingga urine berwarna bening. Tanda tubuh Anda tidak cukup mendapatkan asupan cairan terlihat jika Anda tidak buang air kecil setiap 2-3 jam sekali. 9. Makan teratur Salah satu hal yang paling mudah dilakukan untuk mencegah terjadinya masuk angin adalah makan secara teratur. Selain itu Anda bisa mengonsumsi vitamin, baik itu vitamin yang bersumber dari vitamin suplemen makanan maupun vitamin alami. Asupan vitamin tambahan ini bertujuan supaya daya tahan tubuh menjadi baik. Cara mudah lainnya yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya masuk angin adalah pakailah pakaian tebal atau jaket jika sedang mengendarai sepeda motor atau berada di daerah dengan angin kencang dan dingin. 10. Hindari minuman dingin Cara mencegah masuk angin yang mudah dilakukan adalah dengan menghindari minum minuman dingin. Sebaiknya konsumsi wedang jahe atau minuman-minuman hangat lainnya. Selain mencegah, jahe dan minuman hangat juga digunakan sebagai obat masuk angin. Gejala Masuk Angin yang Harus Anda Kenali Perlu diketahui, biasanya gejala masuk angin dapat dikenali dengan adanya perubahan pada tubuh seperti Badan terasa tidak enak Kedinginan Meriang Sakit kepala Otot terasa nyeri Kehilangan nafsu makan Cepat merasa lelah Selain itu, ciri-ciri masuk angin lainnya juga bisa ditunjukkan dengan sering bersendawa, sering buang angin berbau serta muncul rasa pegal-pegal. Meski ciri-ciri masuk angin terlihat sepele, namun jika masuk angin disertai nyeri perut, diare, dan berat badan turun terus menerus, hal itu harus segera mendapatkan penanganan serius karena bisa jadi ini indikator penyakit lain. Itulah cara mudah dan alami mengatasi masuk angin hingga cara mencegah masuk angin, Teman Sehat! Jika masuk angin tidak kunjung hilang dengan beberapa obat masuk angin tersebut, segera periksakan ke dokter. DokterSehat Β© 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi Halodoc, Jakarta – Masuk angin adalah keluhan umum yang muncul saat musim penghujan. Meski masih banyak pro-kontra terkait kehadirannya, masuk angin dipercaya sebagai penyakit yang bikin nggak nyaman beraktivitas. Masuk angin membuat pengidapnya perut kembung, sering buang angin, diare, meriang, sakit kepala, nyeri otot, hilang nafsu makan, kedinginan, badan pegal, dan merasa kelelahan. Baca Juga Masuk Angin, Penyakit atau Sugesti? Cara Mengatasi Masuk Angin Tanpa Minum Obat Kebanyakan kasus masuk angin terjadi ketika seseorang kelelahan, begadang, kurang tidur, kurang istirahat, ditambah tidak menjaga asupan makanan. Apabila kondisi ini sedang kamu alami, berikut ini cara mengatasi masuk angin tanpa harus minum obat Banyak minum air putih. Ketika badan kurang sehat, usahakan agar tubuh tidak kekurangan cairan agar kondisi tubuh tidak memburuk. Dengan minum banyak air putih, cairan yang dikonsumsi membantu melancarkan kinerja organ-organ tubuh. Hindari minuman yang mengandung kafein dan alkohol untuk mencegah dehidrasi saat masuk angin. Cukup istirahat. Jangan paksakan diri untuk beraktivitas ketika mulai merasakan gejala masuk angin. Segeralah beristirahat agar kondisi tubuh membaik. Konsumsi makanan bergizi untuk mempercepat proses pemulihan. Jika masuk angin yang dirasakan disertai dengan demam, flu, hidung tersumbang, dan meriang, kamu bisa mengatasinya dengan konsumsi makanan berkuah. Misalnya, sup ayam. Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Therapeutics menyebut, sup ayam mengandung carnosine yang membantu sistem kekebalan tubuh dalam melawan gejala influenza beberapa di antaranya mirip gejala masuk angin. Jika cara di atas belum berhasil mengatasi masuk angin yang kamu alami, tidak ada salahnya minum obat untuk meredakan gejala yang dialami. Sebaiknya bicara pada dokter terlebih dahulu sebelum kamu membeli obat untuk mengurangi risiko yang tidak diinginkan. Baca Juga Mual Tanda Masuk Angin, Ini 4 Trik untuk Mengatasinya Masuk Angin Bisa Dicegah, Caranya... Vaksinasi influenza rutin tiap tahun. Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang agar daya tahan tubuh optimal. Gunakan penutup kepala agar terlindung dari angin, udara dingin, dan air hujan terutama saat musim penghujan atau pancaroba. Rajin mencuci tangan pakai sabun dan air bersih, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, bermain dengan binatang, berinteraksi dengan orang sakit, dan menggunakan kendaraan umum. Banyak minum air putih, umumnya sekitar delapan gelas per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan. Rutin berolahraga, setidaknya 20-30 menit per hari, agar tubuh selalu sehat dan bugar. Batasi konsumsi kafein dan alkohol harian. Jangan merokok, karena kebiasaan ini bisa menurunkan daya tahan tubuh dalam melawan infeksi penyakit. Baca Juga 5 Cara Ampuh untuk Atasi Masuk Angin Itulah cara ampuh untuk atasi masuk angin. Jika punya keluhan masuk angin berulang, jangan ragu berbicara pada dokter ahli. Terlebih jika gejala masuk angin yang dialami disertai dengan demam tinggi selama lebih dari lima hari. Pasalnya, kondisi ini bisa menjadi tanda penyakit lain yang membutuhkan penanganan yang lebih serius. Tanpa harus antre, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan di sini. Kamu juga bisa tanya jawab dengan dokter dengan download aplikasi Halodoc. - Masuk angin merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dikeluhkan orang Indonesia. Kendati diidap banyak orang, masuk angin tidak ada dalam dunia kedokteran barat. Hal ini terbukti dengan adanya pencarian di google seperti masuk angin termasuk penyakit apa, apa saja gejalanya, atau bahkan apa yang tubuh rasakan saat masuk penyakit dalam dari Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Dr. Mulia Sp. PD menjelaskan, masuk angin sebenarnya kumpulan gejala dari suatu penyakit. Orang yang masuk angin bisa mengalami badan pegal, perut kembung, begah, sering buang angin atau sendawa, mual, batul, pilek, demam, sampai menggigil. Baca juga Musim Hujan Rentan Masuk Angin, Coba Cegah dengan Sup Ayam Banyak orang Indonesia yang merujuk ke masuk angin apabila mengalami beberapa gejala di atas. "Masuk angin itu hanya sebutan orang Indonesia bagi kumpulan gejala tadi,” kata Dr. Mulia, seperti dilansir dari pemberitaan 29/02/2016. Penyebab masuk angin tergantung gejala yang dirasakan penderitanya. Umumnya, masuk angin disebabkan daya tahan tubuh yang melemah. Kendati bukan gangguan kesehatan yang membahayakan, masuk angin cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Tak heran, banyak sekali pencarian mengenai bagaimana cara mengatasi masuk angin. Masuk angin bisa diatasi dengan mengonsumsi obat sesuai gejala yang menyertainya. Namun, ada juga beberapa cara mengatasi masuk angin tanpa obat. Baca juga 6 Cara Sederhana Obati Radang Tenggorokan ala Rumahan Melansir berbagai sumber, berikut 5 cara menghilangkan masuk angin dengan cepat tanpa obat 1. Banyak istirahat Anda yang sedang masuk angin membutuhkan banyak istirahat agar kondisi kesehatan lekas pulih. Perbanyak istirahat. Bila perlu, tidur panjang lebih dari delapan jam di malam hari. Jaga suhu ruangan tempat tidur sedikit hangat dan lembab. Orang yang masuk angin biasanya tidak nyaman dengan kondisi ruangan kelewat dingin. 2. Banyak minum air putih Walaupun badan rasanya tidak nyaman untuk beraktivitas, Anda perlu menjaga kecukupan asupan cairan. Minum banyak air putih. Hindari soda dan minuman berkafein seperti kopi, teh, dan cokelat. Minuman tersebut dapat menyebabkan ingin minuman berasa, pilih jus buah, air lemon hangat, atau kuah sup ayam. Baca juga 5 Bahan Alami ala Dapur untuk Cegah Batuk, Pilek, dan Flu 3. Minum seduhan rempah, madu, dan lemon Minuman seduhan rempah seperti jahe, pala, atau kayu manis dapat melegakan pernapasan dan tenggorokan orang yang sedang masuk angin. Agar khasiatnya lebih maksimal, berikan campuran madu dan perasan lemon. Sifat madu secara alamiah dapat mengurangi iritasi sehingga dapat menenangkan peradangan. Madu juga memiliki sifat antibakteri. Rasa manisnya bisa melegakan bagian ujung saraf tenggorokan dan mengurangi batuk. Sementara rempah-rempah dapat merangsang produksi air liur. Dengan begitu hidrasi dan aliran lendir di tenggorokan meningkat. 4. Konsumsi makanan bergizi Saat tubuh sedang tidak fit, Anda membutuhkan makanan bergizi dan kaya nutrisi. Makanan yang sehat akan membantu sel darah putih dalam melawan bakteri atau virus yang menyerang tubuh. Anda perlu memastikan asupan mineral dan vitamin tercukupi saat merasa tidak enak badan. Jangan lewatkan sayur dan buah-buahan dalam menu makanan. Bila perlu, konsumsi asupan yang tinggi seng. Zat ini disebut mampu meningkatkan imunitas. Beberapa asupan kaya seng antara lain daging, makanan laut, kacang-kacangan, dan produk susu. Baca juga 7 Cara Alami Meredakan Batuk Berdahak 5. Kerokan Kerokan atau kerikan menjadi pengobatan tradisional yang banyak dipilih untuk mengatasi masuk angin. Biasanya, orang membalur bagian punggung penderita masuk angin dengan balsam, minyak angin, atau minyak kelapa. Setelah itu, tubuh dikerik dengan koin, sendok, atau alat kerok khusus. Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret UNS Solo, Prof. Dr. dr. Didik Gunawan Tamtomo, PAK, MM, membuktikan kerokan aman untuk meringankan gejala masuk angin dan minim efek samping. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.